Manajemen Rumah Sakit: Pengertian, Sistem, Pendidikan, Skill, Software

Jaman dulu ketika orang sakit biasanya mereka pergi berobat kepada tabib atau dukun karena belum da rumah sakit. Tapi sekarang berbeda, rumah sakit sudah banyak dan dengan teknologi yang semakin berkembang, orang yang sakit bisa dirawat dengan lebih baik.

Sebanding dengan dengan banyaknya rumah sakit, orang yang membutuhkan perawatan juga semakin banyak. Karena itu rumah sakit memerlukan pengelolaan yang baik agar tidak kewalahan. Nah sallah satu caranya adalah dengan manajemen rumah sakit.

Definisi Umum Manajemen Rumah Sakit

Sistem Persediaan Rumah Sakit yang mengelola Info pasien, info staf, toko dan obat-obatan, penagihan dan pembuatan laporan. aplikasi yang kompleks ini berkomunikasi dengan server database back end dan mengelola semua informasi yang berkaitan dengan logistik Rumah Sakit.

Artikel Lain : 3 Langkah Mudah Membuat Blog di Blogger (Kelebihan dan Kekurangan)

Berikut adalah beberapa alasan mengapa rumah sakit membutuhkan perhatian khusus dan keterampilan dari manajer yang dituliskan pada website hospitalmanagement.wikia.com. Masih banyak lagi alasan lain yang bisa anda tambahkan.

  • Kebanyakan orang tidak mau sering-sering datang ke rumah sakit.
  • Tidak banyak organisasi lain berhadapan setiap hari dengan hal-hal kehidupan dan kematian.

Definisi Umum Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit

Pengertian SIMRS atau Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit adalah sistem pengelolaan informasi seluruh kegiatan rumah sakit sehingga membantu setiap proses manajemennya.

Sistem ini terintegrasi dan menangani berbagai hal mulai dari pelayanan diagnosa dan tindakan untuk pasien, medical record, apotek, gudang farmasi, penagihan,  database personalia, penggajian karyawan, proses akuntansi sampai dengan pengendalian oleh manajemen.

Dengan adanya SIMRS ini penanganan rumah sakit terhadap pasien akan semakin baik. Nah untuk lebih jelas mengenai SIMRS ini mari kita simak artikel berikut ini.

Manajemen di Rumah Sakit

Dalam keadaan apapun, dokter rumah sakit dan staf harus selalu siap. Mulai dari mengobati penyakit yang mengancam kehidupan atau flu biasa hingga membantu dalam situasi darurat dan bencana. Karena itu rumah sakit dilengkapi dengan berbagai departemen pendukung.

Itu sebabnya posisi Manajemen Rumah Sakit sangat penting, tidak hanya untuk pasien, tetapi juga bagi para profesional medis dan sistem kesehatan secara keseluruhan. Manajemen rumah sakit yang baik dapat memberikan perbedaan antara kualitas rumah sakit.

Artikel Lain : Marketing Sales Integrasi Kesuksesan

Peran manajemen rumah sakit sangat erat terkait dengan manajemen kesehatan dan administrasi kesehatan, tetapi pendidikan dan pelatihan pengalaman untuk peran tertentu diarahkan semata-mata untuk membangun karir di rumah sakit besar.

Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit

Dalam artikel sebelumnya kita sudah mengetahui mengenai sistem informasi manajemen, yaitu sistem komunikasi yang dirancang khusus di mana data dikumpulkan, disimpan, dianalisis, dirumuskan, dan dilaporkan kepada manajer.

Biasanya sistem ini berbentuk sebuah jaringan komputer. Tujuannya selain pengelolaannya lebih mudah, pembaharuan juga bisa lebih cepat baik itu pembaharuan data ataupun pembaharuan sistem.

Lalu bagaimana dengan sistem informasi manajemen rumah sakit?. Seperti yang disebutkan diatas SIMRS adalah pengelolaan informasi yang diperlukan untuk proses manajemen rumah sakit.

Nah bisa dibilang SIMRS ini adalah alat yang digunakan untuk memudahkan proses manajemen rumah sakit. Dengan SIMRS manajamen bisa menentukan tindakan yang pas sesuai dengan informasi yang terkumpul dalam sistem.

Misalnya jumlah pasien untuk suatu penyakit dengan ketersediaan obat yang ada. Jika informasi yang dimiliki pihak manajemen adalah tidak sesuai dengan faktanya tentu bisa terjadi hal fatal. Karena itu sangat penting sekali SIMRS ini diterapkan.

Pendidikan dan Pelatihan Manajemen Rumah Sakit

Seperti banyak posisi manajemen kesehatan lainnya, gelar sarjana adalah persyaratan untuk masuk ke lapangan. Biasanya, mereka yang memulai studi mereka di bidang Administrasi Kesehatan untuk dasar yang solid dan landasan dalam studi medis dan bisnis.

Pada tingkat sarjana, mahasiswa harus fokus pada studi mereka, baik di dalam maupun di luar kelas. Gunanya agar mereka bisa mengamankan kualitas magang atau pengalaman pada rumah sakit yang mereka inginkan.

Artikel Lain : 5 Proses Dasar Manajemen Proyek

Gelar sarjana memungkinkan kita untuk ikut terlibat dalam proses manajemen rumah sakit. Tapi jika ingin mendapatkan karir-tingkat eksekutif di rumah sakit, gelar master setidaknya harus dimiliki. Gelar yang paling umum untuk manajer rumah sakit tingkat tinggi adalah:

  1. Master Administrasi Kesehatan (Master of Health Administration)
  2. Master Pelayanan Kesehatan Administration (Master of Health Service Administration)
  3. Master Kesehatan Masyarakat (MPH)
  4. Master Business Administration (MBA dengan konsentrasi di Kesehatan atau Manajemen Rumah Sakit)

Perkuliahan untuk gelar-gelar tersebut sudah mulai berfokus pada manajemen ketimbang pada gelar sarjana. Seperti misalnya manajemen keuangan, epidemiologi dalam perencanaan kesehatan, pemasaran strategis untuk pengaturan kesehatan, dan analisis kuantitatif.

Artikel Lain :  4 Cara Mudah Membuat Artikel yang Menarik Visitor

Skill untuk Manajemen Rumah Sakit


Rumah sakit adalah sistem multifaset, di mana ada ratusan operasi terjadi pada satu waktu. Karena itu dalam peran sebagai manajemen rumah sakit akan ada banyak tanggung jawab yang harus ditangani. Tidak lain agar semua proses yang ada di rumah sakit dapat berjalan dengan baik.

Manajer rumah sakit juga harus memikirkan bagaimana ‘bisnis’ rumah sakit dapat berjalan. Bisnis dalam konteks ini berarti perputaran keuangan rumah saki, baik itu yang berasal dari donatur maupun pasien. Dengan pengelolaan bisnis yang baik manajer bisa mennjalankan rumah sakit dengan efisien.

Tidak hanya mengelola keuangan manajer juga harus menjaga tanggung jawab pelayanan mereka sambil memastikan bahwa semua kegiatan di rumah sakit berjalan lancar. Mulai dari jadwal operasi, arus pasien, update record dan kerahasiaan, pengelolaan sampah, dan pemeliharaan peralatan.

Artikel Lain : Profil dan Kode Bank BRI, Bank Para Priyai

Nah itulah tadi sedikit tentang manajemen rumah sakit dan persyaratan bagi manajer rumah sakit. Mereka memainkan peran penting dalam memastikan perawatan pasien dan keberhasilan rumah sakit secara keseluruhan. Dengan niat melayani, rumah sakit akan sangat membantu pada kesehatan masyarakat.

Saya cukupkan sekian semoga yang sedikit ini dapat bermanfaat. Apabila anda memiliki pertanyaan, kritik atau saran dapat anda sampaikan pada kami melalui kotak komentar yang tersedia. Saya mohon maaf atas kesalahan yang ada dan terima kasih banyak, sampai jump pada artikel selanjutnya.

Manfaat Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit

Pemanfaatan sistem informasi manajemen rumah sakit ini bukan sekedar agar rumah sakit terlihat modern tapi juga untuk pelayanan yang lebih baik. Nah berikut ini adalah beberapa manfaat dari penggunaan SIMRS seperti yang dilansir dari digital-sense.net

  • Proses manajemen rumah sakit dapat terintegrasi satu sama lain.
  • Stok obat dan alkes multi gudang (multi apotek / floorstock) bisa terpantau setiap saat.
  • Billing tagihan semua jasa perawatan pasien ditotalkan dalam sebuah single billing statement.
  • Riwayat penyakit dan perawatan (medical record) pasien bisa dikelola dan dipanggil dengan cepat dan otomatis.
  • Analisis statistik diagnosa dan pembedahan terhadap pasien telah disesuaikan dengan standard yang telah ditetapkan WHO.
  • Memudahkan proses budgeting dan pengendalian realisasinya.
  • Memudahkan penyusunan rencana cash-flow dan pengendalian arus kas maupun bank.
  • Dengan SIMRS, resiko keterlambatan pembayaran atau penagihan hutang piutang bisa dikurangi.
  • Menjaga konsistensi data (data consistency) karena menggunaan data bersama (data sharing) baik data master (database pasien, dokter, perawat, karyawan dan obat) maupun data transaksi.
  • Pemanfaatan data keluaran / output dari suatu modul oleh modul lain (sebagai masukan / input) sehingga bisa dihindari adanya redundansi proses antar bagian.
  • Pembuatan laporan di semua unit menjadi lebih mudah, cepat dan akurat.
  • Pencetakan nota pembayaran, kuitansi, surat menyurat bisa dilakukan dengan mudah.
  • Entry Data dilakukan sekali sehingga lebih efisien.
  • Pembuatan laporan dan penghitungan dilakukan secara otomatis.

Artikel Lain : Pengertian Sistem Informasi Manajemen, Tujuan, Karakteristik, Penerapannya

Mekanisme Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit

Karena SIMRS ini merupakan sistem tentu saja terdapat beberapa prosedur dalam penerapannya. Seperti prosedur pemrosesan data yang diambil melalui tekonologi informasi yang sudah terintegrasi.

Sebelum menerapkan prosedur tersebut ada beberapa hal yang perlu disiapkan oleh pihak rumah sakit. Hal-hal berikut ini memegang peran penting dalam kesuksesan SIMRS diantaranya

  • Software (Program Sistem Informasi Manajemen)
  • Hardware (Komputer, Printer dan perangkat keras lainnya)
  • Networking (Jaringan LAN, Wireless dan lainnya)
  • SOP (Standar Operasional Prosedur)
  • Komitment (Komitmen semua unit/instalasi yang terkait untuk sama-sama mejalankan sistem karena sistem tidak akan berjalan tanpa di Input)
  • SDM (Sumber Daya Manusia seperti ttenaga teknis atau tenaga ahli yang berkualitas)

Untuk hal pertama yaitu software ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam memilih teknologi yang sesuai diantaranya :

  • Price
  • Performance
  • Flexibility
  • Survivability

Semua faktor ini akan menentuan bagaimana kualitas dari software sistem informasi yang akan diterapkan dalam rumah sakit. Semakin baik kulitas software tentu saja proses manajemen akan semakin terbantu.

Artikel Lain : Ini Dia Mata Kuliah di Jurusan Manajemen

Selain itu sudah disebutkan bahwa SIMRS ini adalah integrasi dari beberapa sistem yang disesuaikan dengan kebutuhan rumah sakit. Karena itu terdapat sejumlah pilihan spesifikasi dan modul yang menyusun sebuah sistem informasi manajemen rumah sakit yaitu

1. Admin Sistem

2. Sistem Pelayanan Pasien / Billing System

  • Modul Loket/Registrasi Pasien
  • Modul Pelayanan Rawat Jalan
  • Modul Pelayanan Rawat Inap
  • Modul UGD
  • Modul IRD
  • Modul Kamar Operasi
  • Modul Persalinan
  • Modul Paviliun
  • Modul Modul Rawat Intensive (ICU/NICU/PICU)
  • Modul Instalasi Hemodelisia
  • Modul Medical Check Up

3. Sistem Farmasi

  • Modul Pengendalian Stok
  • Modul Gudang Obat
  • Modul Floor Stock
  • Modul Produksi Obat
  • Modul Apotek (multi apotek)

4. Sistem Penunjang Medis

  • Modul Laboratorium
  • Modul Radiologi
  • Modul Bank Darah
  • Modul Fisioterapi
  • Modul Rehab Medis
  • Modul Kamar Jenazah
  • Modul Manajemen Dapur
  • Modul Gizi
  • Modul Rekam Medik

5. Sistem Aset / Inventori

Artikel Lain : Definisi Manajemen SDM, Fungsi, Sasaran, dan Modelnya

6. Sistem Keuangan dan Akuntansi

  • Modul Hutang
  • Modul Piutang
  • Modul Kas-Bank
  • Modul Budgeting
  • Modul Akutansi

7. Sistem Human Resources Development (HRD)

  • Modul Personalia
  • Modul Penggajian / Payroll
  • Modul RSU Pendidikan

8. Sistem Manajemen

  • Modul Manajemen Pelayanan
  • Modul Manajemen Farmasi
  • Modul Manajemen Keuangan
  • Modul Manajemen Aset
  • Modul Pemasaran dan Publikasi / PR

Semua ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan rumah sakit yang berbeda-beda bergantung dengan jenis rumah sakit. Dengan begitu SIMRS ini akan sangat efektif dan efisien bagi rumah sakit.


Leave a Comment