Manajemen Kelas

Manajemen kelas adalah teknik mengelola kelas yang hebat di mana ruang kelas sebagai tempat di mana para guru dan siswa berkumpul untuk tujuan belajar berjalan sangat efektif.

Idealnya, setiap orang yang terlibat di kelas muncul dengan sikap dan perilaku yang baik, dan kemauan yang tinggi untuk belajar.

Guru menyampaikan pelajaran, siswa menyerap materi, dan semuanya berjalan dengan baik.

Ada beberapa prinsip yang menjelaskan tentang manajemen kelas yang bisa dilakukan oleh para tenaga pendidik, apa sajakah itu?

Apa Pengertian Manajemen Kelas?

definisi manajemen kelas

Manajemen kelas, terdiri dari teknik dan sikap dimiliki seorang guru dalam mengendalikan lingkungan kelas sehingga perilaku buruk siswa bisa diminimalkan dan diarahkan. Manajemen kelas berorientasi pada tindakan dan juga berorientasi pada tujuan.

Umumnya tujuan dari manajemen kelas adalah untuk menciptakan lingkungan belajar yang sukses agar memiliki dampak positif pada pencapaian siswa.

Tujuan lainnya adalah berupaya menciptakan lingkungan yang mendukung dan memfasilitasi pembelajaran akademik dan sosial-emosional dan untuk mengoptimalkan pembelajaran siswa.

Apa Definisi Manajemen Kelas Menurut Ahli?

definisi manajemen kelas menurut ahli

1. Manajemen Kelas Menurut Suhardan

Definisi manajemen kelas adalah segala hal yang diupayakan untuk bisa menciptakan suasana belajar yang bisa dikatakan efektif.

Suasana belajar yang diusahakan juga ingin mewujudkan kelas yang menyenangkan dan memotivasi anak-anak untuk belajar sebagaimana kemampuan yang dimilikinya.

2. Manajemen Kelas Menurut Arikunto

Classroom management sebuah usaha untuk mencapai kondisi belajar mengajar di kelas yang seoptimal mungkin.

3. Manajemen Kelas Menurut Nawawi

Arti manajemen kelas adalah kemampuan  yang dimiliki guru untuk menciptakan siswa yang kreatif dan mudah diatur dengan menggunakan berbagai kegiatan-kegiatan di kelas.

Melalui usaha ini, maka waktu dan biaya untuk pendidikan bisa lebih berguna dan efisien jika digunakan untuk menciptakan kegiatan-kegiatan di dalam kelas yang berkaitan dengan kurikulum pendidikan.

4. Sulistiyirini

Manajemen kelas merupakan sebuah skill yang dimiliki oleh tenaga pengajar untuk dipelajari dan diasah.

Sehingga, jika seorang tenaga pengajar merasakan cara mengajarnya buruk dan tidak efektif, maka ilmu manajemen kelas mendorongnya untuk lebih meningkatkan kemampuan dan skill yang dimilikinya.

Tujuan Pendekatan dalam Manajemen Kelas

tujuan manajemen kelas

Selama lebih dari seabad, para pendidik telah berusaha untuk menyesuaikan pendidikan bagi pelajar dengan berbagai cara.

Di bawah ini ada 3 tujuan pendekatan yang biasa digunakan oleh tenaga pendidikan untuk bisa mencapai hasil yang optimal dalam menciptakan manajemen kelas yang efektif :

1. Behavior Modification Approach


Behavior Modification Approach adalah cara mengubah siswa melalui berbagai teknik yang digunakan untuk menggantikan perilaku yang tidak diinginkan dengan yang diinginkan.

Behavior Modification Approach telah digunakan untuk merawat orang dewasa dan anak-anak untuk berbagai masalah, seperti enuresis (mengompol), pemisahan dan kecemasan umum, berbagai fobia, gangguan obsesif-kompulsif (OCD), dll.

2. Socio Emotional Climate Approach

Socio Emotional Climate Approach adalah pendekatan dengan memberikan dukungan dan struktur bagi siswa untuk merasa aman dan membangun hubungan yang memungkinkan mereka untuk melakukannya belajar.

Pendekatan ini mengeksplorasi bagaimana lingkungan belajar membantu menumbuhkan hubungan dengan rasa aman secara fisik dan emosional, dan meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran.

3. Group Processes Approach

Group Processes Approach sebuah pendekatan yang mengacu pada bagaimana anggota kelompok bekerja bersama untuk menyelesaikan tugas yang diberikan.

Keterampilan proses dari kelompok adalah gabungan dari keterampilan semua anggota yang berhasil berkolaborasi.

Keterampilan ini meliputi mendengarkan secara aktif, resolusi konflik, pengambilan keputusan, dan komunikasi langsung.

Ada Berapa Prinsip Manajemen Kelas?

prinsip manajemen kelas

Enam prnsip pembelajaran ini cocok untuk menangani sebagian besar situasi belajar.

Menggunakan prinsip-prinsip ini akan menciptakan suasana belajar yang lebih baik bagi siswa. Apa sajakah prinsip-prinsip itu?

1. Transfer

Transfer adalah hal-hal lain dianggap sama atau menciptakan hal-hal yang dahulu dipelajari untuk kemudian digunakan lagi.

Transfer adalah proses yang mana sesuatu hal pernah dipelajari oleh siswa mampu memberikan efek sehingga bisa berpengaruh kepada proses pembelajaran siswa untuk mempelajari hal yang baru.

2. Persepsi

Persepsi adalah kesan pertama yang menjadi kesan kuat yang dipikirkan siswa. Kesan  pertama harus positif dan memberikan antusiasme tinggi pada siswa dan memberikan umpan balik yang sesuai.

3. Retensi

Retensi adalah membuat hal-hal yang disampaikan mampu diingat oleh siswa kembali setelah ia mempelajarinya.

Prinsip retensi adalah cara untuk membuat apa yang disampaikan ini bisa bertahan lama pada otak siswa sehingga ia akan mudah untuk mengingatnya kembali.

4. Motivasi

Prinsip motivasi adalah usaha untuk mendorong atau menarik siswa menuju kepada tujuan yang ingin dicapai. Jika siswa mempunyai motivasi yang tinggi, maka ia akan totalitas dalam belajar.

5. Kesiapan

Prinsip kesiapan adalah siswa belajar dengan baik ketika mereka memiliki latar belakang yang diperlukan seperti perkembangan fisik yang bagus, sikap yang baik untuk belajar dan mempunyai tujuan yang jelas dan rasional.

6. Perhatian

Prinsip perhatian mempunyai 4 strategi yang biasa digunakan.

Strategi ini seperti fokus pada suatu masalah, melakukan peninjauan pada masalah utama, memfokuskan diri pada segala aspek yang dianggap relevan, dan menghilangkan hal-hal yang mungkin tidak relevan.

Guru yang menjalankan manajemen kelas yang teratur dan rapi akan membantu anak-anak menjadi semangat belajar.


Leave a Comment