Manajemen Persediaan

Dalam sebuah pabrik manufaktur, selain adanya manajemen produksi dan manajemen operasional tentu membutuhkan manajemen persediaan.

Tujuannya supaya barang yang telah diproduksi dapat disimpan dengan baik dan tetap bisa berfungsi maksimal sampai ke tangan konsumen.

Apa yang dimaksud dengan manajemen persediaan?

Manajemen adalah seni untuk mengatur sesuatu. Dalam konteks ini sesuatu tersebut adalah persediaan barang.

Persediaan barang adalah bahan atau barang yang disimpan dalam waktu tertentu untuk tujuan tertentu. Misal menyimpan bawang untuk dimasak minggu depan.

Pengertian manajemen persediaan adalah proses untuk mengatur persediaan atau stok barang yang dimiliki oleh suatu pabrik, perusahaan atau organisasi, untuk dimanfaatkan, digunakan atau didistribusikan.

Nama lain manajemen persediaan adalah manajemen stok atau stock management.

Apa saja jenis-jenis manajemen persediaan?

jenis manajemen persediaan

Berdasarkan jenis barang yang dikelola, manajemen persediaan ini terbagi menjadi lima jenis.

1. Manajemen persediaan barang mentah

Pertama barang mentah atau bahan baku. Manajemen persediaan harus mampu memastikan jumlah bahan baku yang ada mampu mecukupi kebutuhan produksi.

2. Manajemen persediaan barang setengah jadi

Barang yang kedua adalah barang proses atau barang setengah jadi. Biasanya barang ini digunakan untuk didisribusikan ke pabrik lain untuk dilanjutkan menjadi barang jadi.

Manajemen persediaan akan menentukan seberapa banyak barang yang diperlukan untuk di distribusi agar bisa memenuhi permintaan.

3. Manajemen persediaan barang jadi

Selanjutnya adalah barang jadi atau finishing goods. Manajemen persediaan akan mengatur jumlah yang tersedia, kemana akan didistribusikan, dan berapa jumlahnya.

Tidak lain tidak bukan agar mampu mendapatkan jumlah produk optimal agar keuntungan maksimal.

4. Manajemen persediaan barang suply

Barang keempat yang juga harus dikelola adalah barang suplai.

Manajer harus mengelola barang yang menjadi persediaan baik yang akan digunakan untuk produksi atau tidak.

5. Manajemen persediaan barang dagangan

Barang yang terakhir adalah barang dagangan. Barang ini harus jelas jumlah nya dan dimana saja akan didistribusikan.

6. Manajemen persediaan berdasarkan permintaan

Sedangkan berdasarkan permintaan, manajemen persediaan mengelola barang yang terbagi menjadi dua. Persediaan barang jadi yang tergantung pada permintaan pasar (independent demand inventory).

Kemudian persediaan barang setengah jadi dan bahan mentah yang ditentukan oleh tuntutan proses produksi dan bukan pada keinginan pasar (dependent demand inventory).

Namun manajemen persediaan tidak hanya mengelola barang-barang tersebut inventori lain seperti suku cadang, barang cacat dan memo selama barang tersebut tercatat dalam daftar inventori.

Apa saja fungsi dan tujuan manajemen stok?

fungsi tujuan manajemen persediaan


Barang-barang seperti makanan yang bisa basi atau barang pecah belah memerlukan penangan yang cepat dan biaya perawatan yang lumayan.

Nah dari hal tersebut tujuan utama manajemen persediaan adalah memaksimalkan barang persediaan dengan biaya yang minimal.

Selain itu ada banyak tujuan lain yang bisa kita manfaatkan melalui manajemen persediaan berikut ini beberapa diantaranya.

  1. Memastikan adanya persediaan melalui safety stock
  2. Memberi waktu luang untuk pengelolaan produksi dan pembelian
  3. Mengantisipasi perubahan permintaan dan penawaran.
  4. Menghilangkan atau mengurangi risiko keterlambatan pengiriman bahan
  5. Menyesuaikan dengan jadwal produksi
  6. Menghilangkan atau mengurangi resiko kenaikan harga
  7. Menjaga persediaan bahan yang dihasilkan secara musiman
  8. Mengantisipasi permintaan yang dapat diramalkan.
  9. Mendapatkan keuntungan dari quantity discount
  10. Komitmen terhadap pelanggan.

Pertimbangan beaya yang mempengaruhi manajemen persediaan

biaya manajemen persediaan

Terdapat tujuh pertimbangan biaya yang harus dikeluarkan pada proses manajemen persediaan.

Diantaranya adalah

  1. Item Cost (biaya per unit)
  2. Ordering Cost (biaya penyiapan pemesanan), meliputi
    • Purchasing Order (biaya pembuatan perintah pembelian)
    • Biaya pengiriman pemesanan
    • Biaya transportasi
    • Receiving Cost (biaya penerimaan)
    • Jika diproduksi sendiri maka akan ada set up cost atau biaya penyiapan seperti pada surat menyurat dan biaya untuk menyiapkan perlengkapan dan peralatan.
  3. Carrying cost Biaya pengelolaan persediaan
  4. Cost of capital Biaya yang dinyatakan dan dihitung sebesar peluang yang hilang apabila nilai persediaan digunakan untuk investasi.
  5. Cost of storage atau Biaya yang meliputi biaya gudang, asuransi, dan pajak. Biaya ini berubah sesuai dengan nilai persediaan.
  6. Cost of obsolescence, deterioration and loss atau Biaya resiko kerusakan dan kehilangan.
  7. Stockout cost atau Biaya akibat kehabisan persediaan.

Pendekatan Manajemen Persediaan

pendekatan manajemen persediaan

Untuk melakukan manajemen persediaan ada tiga pendekatan yang bisa kita lakukan, diantaranya economic order quantity, periodic review, dan material requirement planning. 

Berikut ini penjelasan singkatnya :

1. Economic Order Quantity (EOQ)

Economic order quantity adalah jumlah pemesanan yang paling ekonomis, yaitu jumlah pembelian barang yang dapat meminimumkan jumlah biaya pemeliharaan barang di gudang dan biaya pemesanan setiap tahun.

2. Periodic Review

Dalam pendekatan ini yang dilakukan adalah pemesanan barang dengan interval waktu sama. Artinya pemesanan barang sudah terjadwal secara rutin sehingga biaya yang disiapkan bisa diperkirakan.

3. Material Requirement Planning (MRP)

Dalam MRP, pembelian barang yang dibutuhkan direncanakan untuk membuat produk yang terdiri dari beberapa komponen, atau dikenal dengan system assembling.

Tujuannya adalah untuk menjamin tersedianya material, item, komponen dalam produksi, serta produk jadi.

Tujuan kedua adalah untuk menjaga tingkat persediaan seminim mungkin, serta untuk merencanakan aktivitas pengiriman, penjadwalan, dan pembelian material.

Download makalah tentang manajemen persediaan

Berikut ini adalah beberapa makalah yang membahas tentang manajemen stok yang saya dapatkan dari berbagai sumber:

Kamu bisa mencari lebih banyak dengan cara berikut ini:

cara searching makalah manajemen persediaan

Nah itulah tadi sedikit tentang manajemen persediaan.

Dengan manajemen kita bisa mengelola persediaan sebaik mungkin walaupun hanya dengan biaya yang minimum.

Semoga yang sedikit ini dapat bermanfaat, saya ucapkan terima kasih dan sampai jumpa di artikel selanjutnya.


1 thought on “Manajemen Persediaan”

  1. mau tanya dong, kalau menentukan kuantitas pemesanan bahan baku dengan keterbatasan gudang dengan metode apa ya?

    jadi saya punya kasus, 1 periode = 1 bulan
    dalam 1 kali hasil peramalan bahan baku itu tidak bisa langsung dikirim semua (karena keterbatasan gudang penyimpanan bahan baku) maka pengiriman bahan baku dilakukan secara parsial (sebagian-sebagian).
    nah apakah ada metode perhitungannya supaya mengetahui dari hasil peramalan tersebut bisa dibagi kedalam berapa kali pengiriman bahan baku dan berapa jumlah kuantitas bahan baku yang harus dikirim.

    untuk yang berkenan membantu, terima kasih!

    Reply

Leave a Comment