Pengertian Manajemen Guru dan Tips Menjadi Pengajar yang Baik

Konten:

Definisi Manajemen Guru

Pengertian manajemen guru adalah proses yang dilalui oleh seorang guru mulai dari masa prajabatan biasanya terdiri dari tahapan perencanaan, seleksi, proses pelatihan, serta pengembangan, proses evaluasi prestasi serta promosi dan proses pemberhentian dan atau pensiun.

Guru merupakan pekerjaan yang mulia dan baik. Dalam profesi ini mengajarkan anak bangsa menjadi pandai. Maka dari itu seorang guru harus mempunyai sebuah manajemen yang baik agar ia sukses mengajarkan pelajaran kepada siswanya.

Hal ini sesuai dengan informasi-pendidikan.com, manajemen dari guru ini tidak dimulai dari seseorang menjadi guru akan tetapi dimulai dari sebelum ia menjadi seorang guru (dimulai dari prajabatan).

Adapun proses manajemen seorang guru terdiri atas beberapa tahap, yaitu perencanaan, seleksi, proses pelatihan, serta pengembangan, proses evaluasi prestasi serta promosi dan proses pemberhentian dan atau pensiun.

Tips Manajemen bagi Guru

Perencanaan guru itu sangatlah penting, hal seperti itu tidak lepas dari berubahnya pandangan tentang sumber daya manusia. Bila mana dulu tenaga kerja dianggap sebagai fakta produksi, tapi sekarang dianggap sebagai rekan untuk mencapai tujuan organisasi.


Nah perencaan dimulai dengan analasis ketenagakerjaan, hal ini berisi diskripsi guru dan spesifikasi kerja. Kelompok tenaga kerja kependidikan memberi rekomendasi agar memastikan bahwa calon-calon yang sesuai dengan kualifikasi saja yang direkut sebagai guru.

Seleksi ini dilakukan hanya pada pelamar yang memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan. Untuk itu seleksi calon guru disesuaikan dengan formasi yang ada dan latar belakang pendidikan.

Manajemen Guru
kesuksesan dimulai degan manajemen yang baik (image : google)

Nah untuk memperoleh guru yang bekualitas maka diperlukan seleksi berdasarkan nilai test berupa tes kompetensi serta psikotest.

Nah manajemen yang selanjutnya adalah mengenai penilaian serta evaluasi. Pada dasarnya setiap tahunnya guru akan mendapat penilaian dari kepala sekolah. Tujuannya adalah sebagai bahan pertimbanag objektif dalam pembinaan pegawai negari sipil.

Untuk evaluasi ini harus dilakukan secara adil, agar mampu mendapat meningkatkan prestasi serta sikap profesional guru. Pelatihan juga dibutuhkan untuk peningkatan prestasi. Sedangkan pengembangan dimaksudkan untuk meningkatkan prestasi serta untuk masa yang akan datang.

Nah untuk evaluasi sendiri sangatlah dibutuhkan agar pelaksanaan pelatihan serta pengembangan akan tersu mengalami perbaikan. Serta dibutuhkan dalam modifikasi agar pelatihan yang dilakuakan lebif efektif dalam peningkatan kinerja guru.


Leave a Comment